Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Dolar AS Stagnan, Pasar Waspadai Arah Perdagangan Global
Friday, 11 July 2025 23:50 WIB | US DOLLAR |DOLLAR

Dolar AS menguat pada hari Jumat (11/7), didukung oleh ancaman tarif baru dari Presiden AS Donald Trump, yang telah memicu kembali ketegangan perdagangan global dan memicu gelombang baru penghindaran risiko. Seiring meningkatnya ketegangan, investor menjadi semakin berhati-hati, mendukung status Greenback sebagai aset safe haven. Pergeseran sentimen ini telah mendorong Indeks Dolar AS (DXY) lebih tinggi, karena pasar bersiap menghadapi potensi perubahan kebijakan moneter.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, diperdagangkan datar selama sesi perdagangan Amerika menjelang akhir pekan. Saat ini, indeks diperdagangkan mendekati 97,89, naik sekitar 0,30% hari ini, meskipun menghadapi beberapa hambatan teknis utama.

Presiden AS Donald Trump telah meningkatkan ketegangan tarif minggu ini dengan mengirimkan surat peringatan kepada lebih dari 20 negara, termasuk mitra dagang utama seperti Kanada, Jepang, dan Korea Selatan, serta mengancam negara-negara dengan ekonomi yang lebih kecil dengan tarif mulai dari 15% hingga 50%, berdasarkan hubungan dagang masing-masing negara dengan Amerika Serikat (AS). Surat-surat tersebut, yang dibagikan di platform media sosial Trump, Truth Social, mencerminkan sikap kerasnya terhadap perdagangan dan merupakan peringatan bahwa AS akan mengenakan tarif "timbal balik" yang luas kecuali mitra dagang menyetujui persyaratan yang lebih menguntungkan.

Sebagai bagian dari dorongan terbaru, Trump mengumumkan tarif 35% untuk impor Kanada, yang berlaku efektif pada 1 Agustus. Dalam surat resmi kepada Perdana Menteri Kanada Mark Carney, presiden Amerika tersebut mengutip dugaan kegagalan Kanada untuk mencegah aliran fentanil ke AS, serta ketidakseimbangan perdagangan yang telah berlangsung lama dan tarif tinggi untuk ekspor susu AS.

Dokumen tersebut memperingatkan bahwa setiap tarif pembalasan yang dikenakan oleh Kanada akan ditanggapi dengan pungutan tambahan yang setara, di samping tarif 35%. Trump juga menekankan bahwa barang yang diangkut melalui Kanada untuk menghindari bea masuk akan dikenakan tarif yang lebih tinggi, kecuali jika diproduksi di AS.

Selain itu, Presiden AS telah mengisyaratkan bahwa semua mitra dagang yang tersisa yang belum menerima surat tarif spesifik atau perjanjian perdagangan yang telah difinalisasi akan dikenakan tarif menyeluruh sebesar 15% atau 20%. Trump juga menambahkan bahwa negara-negara anggota Uni Eropa (UE) akan menerima surat pemberitahuan tentang tarif baru "hari ini atau besok." Para ekonom memperingatkan bahwa tindakan besar-besaran semacam itu dapat meningkatkan biaya impor, memicu inflasi, dan memicu tindakan balasan, yang akan membuat negosiasi perdagangan global semakin menegangkan dalam beberapa bulan mendatang.

Sumber: FXstreet

RELATED NEWS
Franc Menguat, Dolar Tertekan...
Tuesday, 20 January 2026 14:35 WIB

Pasangan USD/CHF melemah untuk hari ketiga berturut-turut dan diperdagangkan di sekitar level 0,7960 pada awal perdagangan Eropa hari Selasa. Franc Swiss menguat karena meningkatnya permintaan aset am...

Tarif Trump Mengintai, Dolar Sulit Bangkit...
Tuesday, 20 January 2026 14:19 WIB

Indeks Dolar AS (DXY) cenderung lesu di area 99,06 pada perdagangan Senin (19/1), karena likuiditas menipis saat pasar AS libur memperingati Martin Luther King Jr. Day. Meski pergerakan terbatas, sent...

Dolar Tertahan, Pasar Menunggu Rilis Data NFP...
Thursday, 8 January 2026 17:02 WIB

Dolar AS diperkirakan akan naik untuk hari ketiga berturut-turut pada hari Kamis (8/1), tetapi perdagangan tetap berhati-hati karena investor mengambil posisi menjelang laporan Nonfarm Payrolls (NFP) ...

Dolar Menguat ke Level Tertinggi Lebih dari 2 Minggu...
Tuesday, 6 January 2026 23:35 WIB

Indeks dolar sedikit naik ke 98,5 pada hari Selasa, level terkuatnya dalam lebih dari dua minggu, karena investor fokus pada serangkaian data ekonomi penting untuk AS. Indikator terbaru menunjukkan ad...

Dolar AS Mulai Goyah di Awal 2026, Yen Jadi Sorotan dan Pasar Waspada...
Friday, 2 January 2026 14:05 WIB

Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bung...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS